Penanaman Mangrove Di Desa Mangunharjo, Semarang

Salam Lestari, pada hari Minggu tanggal 8 April civitas akademik STIFAR “YAYASAN PHARMASI SEMARANG” bersama unit kegiatan mahasiswa Pecinta Alam Pharmasi (PALAPHA) melakukan kegiatan penanaman 1500 mangrove di pesisir pantai tepatnya di desa Mangunharjo, Kecamatan Tugu kota Semarang. Tujuan dari penanaman mangrove sendiri yaitu merupakan upaya dari STIFAR dalam keterlibatanya menjaga lingkungan terutama pesisir pantai. Hutan mangrove merupakan istilah untuk menyebut sekumpulan pohon atau semak-semak yang hidup dan tumbuh di daerah pasang surut (kawasan pinggiran pantai). Hutan Mangrove sering juga dikenal dengan sebutan Hutan Bakau. Karena mayoritas populasi tanaman yang hidup pada Hutan Mangrove adalah tanaman bakau. Secara umum, fungsi dan peranan hutan mangrove terhadap manusia dan lingkungannya antara lain yaitu :
1. Melindungi pantai dari erosi dan abrasi
2. Melindungi pemukiman penduduk dari terpaan badai dan angin dari laut
3. Mencegah intrusi air laut
4. Tempat hidup dan berkembang biak berbagai satwa liar seperti ikan, udang, kepiting, dan burung,
5. Memiliki potensi edukasi dan wisata
6. Mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan CO2 dari udara.
Harapannya setelah acara ini dapat terjadi integrasi yang berkesinambungan antara mahasiswa, cvitas akademik dan masyarakat untuk dapat menjaga lingkungan sekitar khususnya pesisir pantai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.